Website Resmi SMK Negeri 1 Cangkringan

Berprestasi Melalui Budaya Lokal

Budaya lokal sering kali dianggap sebelah mata bagi kaum-kaum muda khususnya pelajar. sebagaian besar menganggap bahwa budaya lokal sudah ketinggal zaman dan kuno, akan tetapi hal tersebut tidak terjadi pada siswa siswi di SMK Negeri 1 Cangkringan.

Banyak siswa siswi SMKN 1 Cangkringan justru malah ikut andil dalam melestarikan kebudayaan lokal yang diantaranya adalah ikut serta dalam tari-tari tradisional )jathilan, gdruk, dan lain sebagainya) justru dari sini lah mereka bisa berprestasi walaupun melalui budaya-budaya lokal. Siska Yunia, merupakan salah satu dari sekian banyak siswa SMKN 1 Cangkringan yang berprestasi melalui kebudayaan lokal.

Siska berprestasi melalui kegiatan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Sleman, Yogyakarta yaitu Lomba Sesorah dalam rangka Sewindu Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Sleman 15 September 2020. lomba sesorah ini diikuti 28 peserta yang berasal dari berbagai SMA/SMK di Kabupaten Sleman.

Pada perlomabaan ini Siska mengangkat Judul “Pelajar Ngayogyakarta Anti Bulying”, yang menariknya Siska tidak hanya membawakan sesorah saja, akan tetapi juga disisipkan tembang Macapat Pucung yang intinya peran siswa dalam mendorong ketentraman Yogyakarta. Dalam perlombaan ini Siska meraih Juara Harapan 2 dari 28 siswa SMA/ SMK se Kabupaten Sleman. Walaupun baru dapat meraih juara harapan 2, Siska tidak putus asa untuk terus meningkatkankan kemampuannya.

Tinggalkan komentar